WacanaMitra.com
Edisi 118/Tahun V/5 - 18 Desember 2005

LAYANAN PELANGGAN BOGASARI: 0807-1-800-888

  Kiat Mitra  |  Profil UKM  |  Mitra Penyalur  |  BMC

 

Komugi, Perusahaan Bakery dan Pastry
GAYA JEPANG RASA LOKAL

Dengan menonjolkan penyajian gaya Jepang, Komugi berhasil menembus pasar bakery dan pastry menengah atas di Surabaya.

KOMUGI adalah bahasa Jepang yang berarti gandum. Di Surabaya, Jawa Timur, Komugi dikenal sebagai toko roti dan kue pastry, yang berhasil membidik kalangan menengah atas, termasuk pada pekerja asing (ekspatriat).

Sesuai dengan namanya, Komugi memang menonjolkan gaya Jepang pada penampilan setiap produknya. Untuk itu, tidak tanggung-tanggung, didatangkan dua ahli bakery dari Jepang.

Komugi mulai beroperasi di Surabaya pada tahun 2000, dengan sebuah toko di kawasan Darmo Permai. Saat itu, produksi per harinya baru menghabiskan 5 bal terigu Kereta Kencana.

Kehadiran Komugi langsung menyedot perhatian konsumen. Bahkan, sempat terjadi kerumunan konsumen dalam jumlah banyak, sehingga mereka harus rela antri.

Selain display outlet yang bersih dan pelayanan cepat, daya tarik Komugi juga terletak pada variasi produknya yang sangat beragam. Untuk produk bakery saja, tak kurang dari 150 item, dengan harga jual antara Rp 1.000 sampai 38.000 per buah. Sedangkan pastry ada 100 item, yang dibanderol antara 5.500 sampai 6.500 per buah.

Kehadiran dua ahli bakery dari Jepang, bukan hanya untuk membuat produk bergaya Jepang, tetapi juga menciptakan disiplin kerja yang tinggi. Pemilihan bahan baku, dilakukan secara ketat. Setiap tahapan pembuatan, harus dilakukan secara sempurna.

Faktor lain seperti suhu oven dan kadar air, harus terukur betul. “Tidak boleh pakai perasaan,” tandas Irene Tansy, Manajer Komugi. Bahan isian pun, diolah sendiri sehingga menghasilkan cita rasa yang khas, dan selalu fresh.

Dengan promosi yang tepat serta konsistensi menjaga mutu dan pelayanan yang terkesan eksklusif, Komugi bisa cepat berkembang. Saat ini jumlah outletnya di Surabaya, sudah bertambah jadi tiga buah. Di Jakarta dan Bali, masing-masing satu outlet. Untuk outlet di Surabaya, total produksinya sehari menghabiskan 20 bal terigu, dengan karyawan 90 orang.

Setiap pukul 21:00, diberlakukan diskon 30 persen untuk roti isi. “Program diskon ini, menjadi daya tarik tersendiri buat konsumen,” ungkap Irene. Setiap outlet, rata-rata mencetak omset sekitar Rp 6 juta sampai 7 juta per hari.

Komugi berani mengibarkan moto: “Bukan Nomor Satu, Tapi Satu-satunya.” Sebuah moto yang menarik, memang. Terlebih moto tersebut didukung oleh konsistensinya untuk membuat produk yang memiliki ciri khas, lain dari yang lain. Man

KIAT SUKSES
  • Membuat produk eksklusif, untuk kalangan menengah atas.

  • Produk dibuat secara khas, baik penampilan maupun rasanya.

  • Menyajikan keragaman sebuah produk.

  • Disiplin dan konsisten dalam menjalankan sistem produksi dan pelayanan.

  • Menjalankan program diskon pada waktu tertentu, setiap hari.

  • Mengibarkan moto menarik, yang didukung oleh kemampuan menciptakan produk khas.

Kontak Komugi:
PAPAYA SUPERMARKET
Jl. Raya Margorejo Indah
Blok A-138, Surabaya
Telp (031) 8473737
Faks (031) 8471616
Email : skomugi@indosat.net.id