Komugi, Perusahaan Bakery dan Pastry
GAYA JEPANG RASA LOKAL
Dengan menonjolkan penyajian gaya Jepang, Komugi berhasil menembus pasar bakery dan pastry menengah atas
di Surabaya.
KOMUGI adalah bahasa Jepang yang berarti gandum. Di Surabaya, Jawa Timur, Komugi dikenal sebagai toko
roti dan kue pastry, yang berhasil membidik kalangan menengah atas, termasuk pada pekerja asing
(ekspatriat).
Sesuai dengan namanya, Komugi memang menonjolkan gaya Jepang pada penampilan setiap
produknya. Untuk itu, tidak tanggung-tanggung, didatangkan dua ahli bakery dari Jepang.
Komugi mulai beroperasi di Surabaya pada tahun 2000, dengan sebuah toko di kawasan Darmo
Permai. Saat itu, produksi per harinya baru menghabiskan 5 bal terigu Kereta Kencana.
Kehadiran Komugi langsung menyedot perhatian konsumen. Bahkan, sempat terjadi kerumunan
konsumen dalam jumlah banyak, sehingga mereka harus rela antri.
Selain display outlet yang bersih dan pelayanan cepat, daya tarik Komugi juga terletak
pada variasi produknya yang sangat beragam. Untuk produk bakery saja, tak kurang dari
150 item, dengan harga jual antara Rp 1.000 sampai 38.000 per buah. Sedangkan pastry
ada 100 item, yang dibanderol antara 5.500 sampai 6.500 per buah.
Kehadiran dua ahli bakery dari Jepang, bukan hanya untuk membuat produk bergaya Jepang,
tetapi juga menciptakan disiplin kerja yang tinggi. Pemilihan bahan baku, dilakukan
secara ketat. Setiap tahapan pembuatan, harus dilakukan secara sempurna.
Faktor lain seperti suhu oven dan kadar air, harus terukur betul. “Tidak boleh pakai
perasaan,” tandas Irene Tansy, Manajer Komugi. Bahan isian pun, diolah sendiri sehingga
menghasilkan cita rasa yang khas, dan selalu fresh.
Dengan promosi yang tepat serta konsistensi menjaga mutu dan pelayanan yang terkesan
eksklusif, Komugi bisa cepat berkembang. Saat ini jumlah outletnya di Surabaya, sudah
bertambah jadi tiga buah. Di Jakarta dan Bali, masing-masing satu outlet. Untuk outlet
di Surabaya, total produksinya sehari menghabiskan 20 bal terigu, dengan karyawan 90 orang.
Setiap pukul 21:00, diberlakukan diskon 30 persen untuk roti isi. “Program diskon ini,
menjadi daya tarik tersendiri buat konsumen,” ungkap Irene. Setiap outlet, rata-rata
mencetak omset sekitar Rp 6 juta sampai 7 juta per hari.
Komugi berani mengibarkan moto: “Bukan Nomor Satu, Tapi Satu-satunya.” Sebuah moto yang
menarik, memang. Terlebih moto tersebut didukung oleh konsistensinya untuk membuat produk
yang memiliki ciri khas, lain dari yang lain.
Man
|
KIAT SUKSES |
Membuat produk eksklusif, untuk kalangan menengah atas.
Produk dibuat secara khas, baik penampilan maupun rasanya.
Menyajikan keragaman sebuah produk.
Disiplin dan konsisten dalam menjalankan sistem produksi dan pelayanan.
Menjalankan program diskon pada waktu tertentu, setiap hari.
Mengibarkan moto menarik, yang didukung oleh kemampuan menciptakan produk
khas.
|
|
|
Kontak Komugi: |
PAPAYA SUPERMARKET
Jl. Raya Margorejo Indah
Blok A-138, Surabaya
Telp (031) 8473737
Faks (031) 8471616
Email : skomugi@indosat.net.id
|
|
|